Rembug Stunting di Kampung Warga Indah Jaya: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Pada hari Jumat, 30 Agustus 2024, Kampung Warga Indah Jaya menggelar Rembug Stunting yang bertempat di balai kampung setempat. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Camat Banjar Agung, Bapak, Bhabinkamtibmas, Babinsa, PD & PLD, LPMK, Ketua RW/RT, Linmas, Kader & PKK, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat. Rembug Stunting ini merupakan bagian dari rangkaian pramusyawarah desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2025.
Pemerintah Pusat dan Kabupaten telah menekankan pentingnya pencegahan dan penanganan stunting sebagai prioritas utama dalam penggunaan dana desa tahun 2024. Sesuai dengan regulasi yang berlaku, pelaksanaan Rembuk Stunting ini merupakan kewajiban di setiap desa. Masalah stunting yang mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan menghambat tumbuh kembang anak menjadi alasan utama mengapa program ini harus dilaksanakan dengan pendekatan konvergen, terpusat, terpadu, dan terkoordinasi antar berbagai sektor.
Dalam Rembuk Stunting ini, dibahas berbagai langkah strategis yang harus diambil desa untuk memastikan adanya program penanganan dan pencegahan stunting yang efektif. Tujuannya adalah untuk membangun kapasitas dan komitmen pemerintah desa dalam merencanakan, mengimplementasikan, memantau, dan mengevaluasi intervensi yang diperlukan. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam hal peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak.
Dengan adanya Rembug Stunting ini, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama secara sinergis untuk mengatasi permasalahan stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kampung Warga Indah Jaya. Ini adalah langkah penting menuju pembangunan berkelanjutan dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Tinggalkan Komentar
Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh admin